Ditagih Kunci Kontrakan Selalu Kabur, Shock Lihat Dalamnya

Ditagih Kunci Kontrakan Selalu Kabur, Shock Lihat Dalamnya
Ditagih Kunci Kontrakan Selalu Kabur, Shock Lihat Dalamnya

Dia memerlukan waktu berhari-hari untuk membersihkannya.

Mantap Kali  | Ditagih Kunci Kontrakan Selalu Kabur, Shock Lihat Dalamnya  –    Pemilik Kontrakan yang satu ini akan mikir-mikir menyewakan rumahnya. Dia tak mau mengontrakkan rumahnya ke calon penyewa yang jorok.

 

Apalagi, membiarkan sampahnya berserakan di seluruh rumah.

 

Kejadian ini berlangsung di Miri, Malaysia. Penyewa ini adalah seorang guru sekolah dan tinggal di lantai satu selama 6-7 tahun. Dia mengungkapkan ingin pindah tahun lalu.

 

Ketika sewanya berakhir, penyewa rumah tak kunjung mengembalikan kunci. Pemilik kontrakan terus memerlukan waktu berbulan-bulan agar kunci rumahnya bisa kembali.

 

Saat dibuka, pemilik kontrakan terkejut. Dia tak percaya melihat isi rumahnya.

 

Sampah Berserakan

Menurut Sin Chew, sampah berserakan di mana-mana. Sampah-sampah seperti botol kosong, plastik, dan kardus betebaran di lantai. Sisa makanan, minuman, dan barang-barang kotor juga berserakan di meja.

 

Sebenarnya, pemilik kontrakan meminta penyewa untuk membersihkan rumah pada Februari 2019 sebelum Hari Raya Imlek. Namun, hingga April 2019, rumah itu tak kunjung dibersihkan dan kunci tak kembali.

 

Melihat bencana disini, pemilik kontrakan dan saudaranya memerlukan waktu empat hari untuk membersihkan segalanya.

 

Menurut pemilik kontrakan, penyewa sering mengadakan bimbingan belajat di kamar. Ini mungkin yang menyebabkan sampah berserakan di dalam rumah.

 

Baru Sewa 6 Bulan, Rumah Kontrakan Ditinggalkan Seperti Kapal Pecah

 

Saat Ditagih Alasannya Macam-macam

Posting saya bukan untuk menyalahkan siapapun. Saya hanya berharap orang lain akan mendapat pelajaran dan tidak mengalami nasib seperti saya.

Ditagih Kunci Kontrakan Selalu Kabur, Shock Lihat Dalamnya
Ditagih Kunci Kontrakan Selalu Kabur, Shock Lihat Dalamnya

Bukannya saya tidak pernah menagih uang sewa. Sudah puluhan pesan tapi balasannya selalu nanti dan nanti. Alasannya pun bermacam-macam :

  1. Uang habis untuk mengurus pemakaman adik
  2. Harus membayar utang kakak yang pinjam di rentenir
  3. Sistem Grab bermasalah, sehingga tak bisa ambil uang
  4. Tunggu akhir bulan, baru bisa bayar
  5. Gaji kecil, cuma 2.300 ringgit saja

Melihat alasan yang macam-macam itu, rasanya seperti mau cekik mereka saja. Saya pun tak pernah memaksa untuk mengontrak rumah saya.

 

Sudah Diberi Peringatan Tapi Melawan

Rasanya sudah 4 kali saja suruh mereka keluar, tapi mereka tidak menggubris. Tanpa rasa malu, mereka bilang akan keluar jika sudah ada surat dari pengadilan.

 

Mereka itu manusia dari planet mana, ya? Memang pikiran mereka sudah diluar kotak. Mereka sudah keterlaluan.

 

Sebenarnya mau lapor polisi, tapi ini adalah murni kasus sipil. Jadi polisi tidak mungkin ikut campur.

 

Lalu saya pasang peringatan di pohon mangga depan rumah. supaya mereka keluar dalam waktu 7 hari.

Sementara barang-barang di dalam rumah dijadikan sebagai jaminan. Saya kira mereka bersedia, tetapi rupanya tidak.

 

Tanpa rasa bersalah mereka memotong pohon mangga itu dan berlagak seolah tidak terjadi apa-apa.

 

Pendek cerita, mereka akhirnya berjanji akan menyelesaikan masalah kontrakan yang tertunggak.

 

Mereka juga akan menyerahkan rumah kontrakan dalam keadaan bersih seperti sebelum disewa.

 

Tapi, apa yang terjadi kemudian sungguh menjengkelkan. Mereka ternyata lari tinggalkan rumah!

 

Rumah Seperti Kapal Pecah

Ini baru 6 bulan. Coba bayangkan jika mereka tinggal dalam satu tahun. Rumah ini mungkin jadi kandang kucing.

 

Pelajaran moralnya adalah hati-hati terhadap orang yang akan menyewa atau mengontrak rumah.

 

Jangan lihat dari penampilan saja. Rambut sama hitam tapi hati kita tak tahu. Satu lagi, jangan mudah kasihan dengan orang.